 |
 |
| Menu Utama |
|
Beranda |
|
Hubungi Kami |
|
Photo Gallery |
| KABUPATEN MAMUJU |
|
Sejarah Hari Jadi Mamuju |
|
Lambang Daerah |
|
Visi dan Misi |
|
Struktur Pemerintahan |
|
Administrasi Wilayah |
|
Bentang Alam |
|
Kependudukan |
| UU/PERATURAN/INSTRUKSI |
|
Instruksi Bupati - E-Procurement |
|
Perpres No. 70 Tahun 2012 |
|
|
Kamis, 5 Januari 2012 | dibaca :
115 kali.
Penemuan Mayat di Tapalang |
(Radar Sulbar) - Kecamatan Tapalang, Mamuju, gempar akibat penemuan dua mayat tak dikenal di pinggir pantai, Kamis 5 Januari. Dua mayat laki-laki dan perempuan itu ditemukan di tempat terpisah.
Mayat perempuan ditemukan warga sudah membusuk mengapung di pinggir laut Desa Pasa’bu Kecamatan Tapalang Barat sekira pukul 05.00 Wita. Mayat itu ditemukan oleh nelayan setempat yang baru pulang melaut.
Satu mayat lainnya berjenis kelamin laki-laki ditemukan sekira jam 11.00 Wita dihempas pecahan ombak di Dayanginna, Galung Selatan, Kecamatan Tapalang. Mayat lelaki tak dikenal ini kondisinya jauh lebih mengenaskan. Anggota tubuhnya sudah tidak utuh, pada bagian perut hingga beberapa bagian kaki sudah tinggal tulang.
Mendapat laporan warga, aparat Polsek Tapalang langsung terjun ke lokasi penemuan mayat. Petugas Labfor juga sudah melakukan identifikasi. Setelah itu mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Tapalang, selanjutnya diangku ke RSUD Mamuju untuk diotopsi. Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih berusaha mencari indentitas dan asal usul kedua mauyat itu. “Kami sedang mencari tahu dari mana asal kedua mayat ini, untuk sementara mereka mati tenggelam,” kata Briptu Eman Sulaiman, anggota Polsek Tapalang.
Ia mengaku tengah melakukan pengembangan kasus, karena ada kemungkinan kedua mayat itu adalah penumpang kapal yang tenggelam di perairan Majene dua pekan lalu. “Namun kami belum bisa menyimpulkan secara pasti. Karena kami sedang melakukan pengembangan kasus,” sebut Eman.
index berita
KOMENTAR :
|
|
 |
 |