Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju
BERANDA Profile Produk Hukum Bappeda Sarana & Prasarana Perizinan Potensi daerah Pariwisata & Budaya Jadwal Kegiatan
  Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju



 Menu Utama
-
Beranda
-
Hubungi Kami
-
Photo Gallery
 KABUPATEN MAMUJU
-
Sejarah Hari Jadi Mamuju
-
Lambang Daerah
-
Visi dan Misi
-
Struktur Pemerintahan
-
Administrasi Wilayah
-
Bentang Alam
-
Kependudukan
 UU/PERATURAN/INSTRUKSI
-
Instruksi Bupati - E-Procurement
-
Perpres No. 70 Tahun 2012
 


Jumat, 10 Agustus 2012 | dibaca : 83 kali.
PENANDATANGANAN MoU PEMBERANTASAN BUTA AKSARA AL-QUR’AN
PENANDATANGANAN MoU PEMBERANTASAN BUTA AKSARA AL-QUR’AN


   Kementrian agama Kabupaten Mamuju bekerjasama dengan Dikpora dan LPPTQ menandatangani MoU tentang gerakan pembelajaran Al-Qur’an (GPQ) atau bebas aksara Al-Qur’an pada tanggal (09/08/2012) di pelataran kantor departemen agama Kabupaten Mamuju. Acara yang dihadir langsug oleh Bupati Mamuju, ketua DPR dan perwakilan SKPD. Hal ini bertujuan untuk menggalakkan program bebas buta aksara Al-Qur’an bagi warga Mamuju.
   Menurut H. Adnan selaku kepala kantor departemen agama menjelaskan bahwa ada beberapa Program yang akan dilakukan dan memiliki tiga tahapan antara lain Pertama,  untuk program jangka pendek yang akan dilakukan yaitu di akhir 2012 kami ingin mencoba bagaimana menggalakkan sanggar-sanggar baca Al-Qur’an di Kabupaten Mamuju kembali menggeliat seiring dengan program pemerintah yaitu magrib mengaji. Selain itu Dalam waktu dekat akan turun tim Munaqzasah yangv segera akan dibentuk timnya, kelapangan untuk mendata secara langsung atau ujian secara langsung kepada lembaga2, sekolah dan madrasah. Apabila pada hasil ujian tersebut ada yang lulus maka akan diberikan sertifikat yang sama dengan ijazah sekolah. Apabila ijazah tersebut ditunjukkan maka tidak ada kekhwatiran lagi apakah dia pandai mengaji atau tidak.  Kedua program jangka menengah  adalah Menjadikan GBBAQ ini menjadi gerakan menyeluruh dengan melakukan pendataan pula pada instansi dan aparat pemerintahan Kabupaten Mamuju, serta Mengharapkan out put bebas aksara Al-Qur’an ini menjadi rujukan terciptanya perda. Seperti pada daerah lain yang mewajibkan kepada siapa saja yang ingin menikah agar manunjukkan sertifikat bebas aksara Al- Qur’an. Untuk program jangka panjang adalah Pendataan ke madrasah atau kesekolah untuk melakukan intervensi secara langsung. Dan ini sudah menjadi rujukan pada syarat penerimaan siswa baru SMP dan MTS serta perguruan tinggi. Program lainnya adalah  GBBAQ diharapkan jadi program bersama atau seluruh stakeholders agar kita memiliki tanggungjawab bersama untuk mengembangkan program ini.
    Pemeritah Kabupaten Mamuju sangat mendukung kegiatan ini “kalau perlu ada aturan tentang syarat yang berhak lulus pegawai dan mendapat kenaikan pangkat adalah mereka yang tamat mengaji” kata Bupati di sela-sela sambutannya. SDK juga berharap masing-masing individu bekerjasama  dalam program ini. Pihaknya berpesan agar kita dapat bercermin di kota-kota besar yang sangat jarang penduduknya yang tidak pandai mengaji. Karena metode pengajaran yang di gunakan adalah metode modern dan pihaknya berharap untuk wilayah Kabupaten Mamuju hal tersebut dapat terlaksana juga agar di tahun 2013 Mamuju sudah bebas aksara Al-Qur’an. Tidak ada lagi penduduk islam yang tidak mengenal kitabnya dan sudah merupakan perintah agama yang wajib dijalankan oleh seluruh umat islam. Begitupula bagi anak-anak,  yang masih usia sekolah termotivasi untuk belajar mengaji karena telah menjadi syarat kelulusan di sekolah-sekolah. (RISKAYANTI-HUMAS)



News index berita

KOMENTAR :

© 2011 - Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju
Provinsi Sulawesi Barat - dev by PuangDOTcom